aparatus otonom
autonomic apparatus
Ringkasan Singkat
Aparatus otonom mencakup seluruh infrastruktur biologis internal yang pengaturannya berada di bawah kendali sistem saraf otonom (ANS). Ini melibatkan organ-organ vital (visera) seperti jantung, paru-paru, lambung, dan usus, serta seluruh sistem kelenjar endokrin yang melepaskan hormon ke dalam aliran darah. Aparatus ini bekerja secara sinergis untuk menjaga homeostasis, yaitu keseimbangan lingkungan internal tubuh meskipun terjadi perubahan di dunia luar.
Fungsi aparatus otonom sangat krusial dalam respons stres emosional. Ketika seseorang merasa takut, aparatus ini secara otomatis mengoordinasikan pelepasan adrenalin dari kelenjar adrenal dan peningkatan aktivitas jantung untuk mempersiapkan tubuh menghadapi ancaman.
Referensi Yang Bisa Anda Gunakan
- APA Dictionary of Psychology
- Kandel, E. R. (2012). Principles of Neural Science.
Peringatan Sitasi Akademik
Halaman ini disusun murni sebagai alat bantu pemahaman awal. Dilarang keras mengutip halaman ini sebagai sitasi utama dalam karya ilmiah atau tugas akhir. Silakan gunakan literatur primer yang tercantum pada daftar pustaka.